Asing Borong Saham Big Cap Rp 2,41 Triliun Saat IHSG Melemah Tipis

Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:39:59 WIB
Ilustrasi investor asing (FOTO : NET)

JAKARTA – Investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp 2,41 triliun di seluruh pasar selama perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 24-28 Agustus 2026. Aksi beli tersebut terjadi ketika kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melemah tipis selama sepekan.

Berdasarkan data BEI, IHSG turun 0,12% ke level 6.518,12 pada akhir pekan ini, dari posisi 6.525,69 pada pekan sebelumnya.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi incaran investor asing sepanjang pekan. Saham perbankan, pertambangan, hingga telekomunikasi masuk dalam daftar saham dengan nilai net buy asing terbesar.

Berikut 10 saham yang paling banyak dibeli bersih investor asing selama sepekan:

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 1,35 triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 460,5 miliar

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 380,2 miliar

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 347,61 miliar

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 270,59 miliar

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 263,8 miliar

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL): Rp 235,87 miliar

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 225,82 miliar

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB): Rp 138,19 miliar

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 105,16 miliar

Dari daftar tersebut, DSSA mencatat nilai net buy asing paling besar dengan Rp 1,35 triliun. Posisi berikutnya ditempati tiga saham perbankan, yakni BBRI, BBCA, dan BMRI.

Di tengah aksi beli bersih asing tersebut, aktivitas perdagangan saham di BEI justru mengalami penurunan selama sepekan.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan bahwa kapitalisasi pasar BEI turun 0,16% menjadi Rp 11.431 triliun dari Rp 11.449 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi harian juga turun 1,84% menjadi Rp 15,29 triliun, dari sebelumnya Rp 15,57 triliun.

Penurunan lebih besar terjadi pada rata-rata volume transaksi harian. Angkanya turun 28,33% menjadi 36,05 miliar lembar saham dari 50,30 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 2,64% menjadi 2,15 juta kali transaksi, dibandingkan 2,21 juta transaksi pada pekan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (28/8/2026) saja, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 482,24 miliar di seluruh pasar. Meskipun demikian, akumulasi pembelian bersih selama sepekan masih mencapai Rp 2,41 triliun.

Adapun secara kumulatif sejak awal 2026, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 70,36 triliun.

“Adapun investor asing hari ini (Jumat) mencatatkan nilai jual bersih Rp 482,24 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 70,360 triliun,” ujar Kautsar dalam keterangan pers, Sabtu (29/8/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Tags

Terkini