JAKARTA – PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) baru merealisasikan pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 52,56 juta saham. Realisasi ini tergolong masih jauh dari target batas maksimal buyback yang disiapkan yakni mencapai 333,33 juta saham.
Berdasarkan laporan pelaksanaan buyback tertanggal 19 Agustus 2026 pada keterbukaan informasi di BEI, agenda buyback tersebut telah digulirkan dari 19 Mei hingga 18 Agustus 2026.
Pada skema awal, BEEF menyiapkan anggaran maksimal sejumlah Rp 100 miliar untuk menyerap setinggi-tingginya 333,33 juta saham. Patokan harga rata-rata eksekusi pembelian dipatok paling tinggi Rp 300 per saham.
Memasuki Jumat (21/8/2026), posisi harga saham BEEF berada pada level Rp 476 per saham atau melorot 2,06% dibandingkan hari sebelumnya. Angka ini tercatat jauh melampaui atau setara 58,67% di atas ketentuan buyback saham BEEF.
Kondisi tersebut terbilang wajar sebab dalam rentang sebulan terakhir pergerakan saham BEEF masih melonjak 55,56%. Sedangkan jika dihitung sejak aksi buyback bergulir, saham BEEF sudah melesat hingga 203,18%.
Kendati harga sahamnya sudah melonjak tajam, hingga penutupan periode transaksi per 22 Juli 2026, total saham yang berhasil dibeli kembali bertahan di angka 52.558.600 saham. Oleh sebab itu, pencapaian tersebut baru menyentuh sekitar 15,77% dari keseluruhan target saham yang hendak dibeli kembali.
Guna melancarkan aksi korporasi ini, BEEF tercatat menggelontorkan dana senilai Rp 9,46 miliar atau setara 9,46% dari total alokasi anggaran buyback. Di sisi lain, sisa dana yang masih tersedia untuk agenda ini tercatat sebesar Rp 90,54 miliar.
Patokan harga transaksi saham BEEF sepanjang masa buyback terbilang bervariasi. Rata-rata harga pembelian harian berada pada kisaran Rp 132 sampai Rp 298 per saham, sementara nilai transaksi penutup tercatat di posisi Rp 299 per saham.