SAME Beli 12,77 Juta Saham JECX Senilai Rp17,24 Miliar

SAME Beli 12,77 Juta Saham JECX Senilai Rp17,24 Miliar
Ilustrasi Saham JECX (FOTO : NET)

JAKARTA – PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya di PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Emiten dari Grup Emtek tersebut memborong 12,77 juta saham JECX pada 27 Agustus 2026.

Pembelian saham tersebut dilakukan pada tingkat harga Rp1.350 per lembar saham. Aksi korporasi ini membuat SAME menggelontorkan dana mencapai Rp17,24 miliar.

Setelah transaksi selesai, jumlah saham JECX yang dimiliki SAME melonjak menjadi 1,01 miliar saham. Porsi kepemilikan tersebut setara dengan 31,34% saham JECX, meningkat dari posisi sebelumnya yang sebesar 30,95% atau sekitar 1 miliar saham.

Langkah akumulasi oleh SAME bertepatan dengan pergerakan positif harga saham JECX. Saat ini, saham JECX bertengger di harga Rp1.550 per saham atau menguat 200 poin setara 14,81%.

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, harga saham JECX tercatat sudah menguat 11,87%. Angka ini juga meningkat 165 poin jika dibandingkan dengan posisi pada 3 Agustus 2026 yang berada di tingkat Rp1.390 per saham.

Selama rentang perdagangan 52 minggu terakhir, harga saham JECX sempat menembus level tertinggi Rp1.950 per saham dan level terendah Rp1.200 per saham.

Memiliki harga saham Rp1.550, nilai kapitalisasi pasar JECX kini menembus sekitar Rp4,89 triliun. Di samping itu, price to earnings ratio (PER) saham perseroan berada di angka 68,14 kali.

Pada rentang semester I-2026, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) mencatatkan pendapatan sebesar Rp459,38 miliar, naik dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp444,23 miliar.

Meskipun pendapatan tumbuh, laba usaha JECX tercatat turun dari Rp58,90 miliar menjadi Rp49,85 miliar. Pembengkakan beban umum dan administrasi serta beban pemasaran menjadi faktor utama penurunan tersebut.

Beban pokok pendapatan perseroan naik menjadi Rp177,54 miliar dari sebelumnya Rp167,21 miliar. Walau begitu, laba bruto masih mencatatkan kenaikan dari Rp277,01 miliar menjadi Rp281,84 miliar.

Tekanan pada operasional terlihat dari beban pemasaran yang naik dari Rp6,82 miliar menjadi Rp9,50 miliar. Selain itu, beban umum dan administrasi juga terkatrol dari Rp205,92 miliar menjadi Rp218,25 miliar.

Kenaikan pos beban tersebut menggerus laba sebelum pajak JECX menjadi Rp34,56 miliar dari posisi semester I tahun lalu sebesar Rp47,58 miliar.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turut tertekan menjadi Rp18,86 miliar dari sebelumnya Rp30,31 miliar.

Mengenai neraca keuangan, total liabilitas JECX per 30 Juni 2026 membengkak menjadi Rp828,23 miliar dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp640,33 miliar.

Adapun total aset yang dimiliki perseroan per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp1,53 triliun, meningkat dari posisi akhir tahun 2025 yang bernilai Rp1,45 triliun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index