Direktur HGII Robin Sunyoto Tambah Saham Saat Harga Turun 32 Persen

Direktur HGII Robin Sunyoto Tambah Saham Saat Harga Turun 32 Persen
Ilustrasi saham hgii (FOTO : NET)

JAKARTA – Direktur PT Hero Global Investment Tbk (HGII) Robin Sunyoto menambah kepemilikan saham perusahaan pada Agustus 2026. Pembelian berlangsung di tengah harga saham HGII yang tertekan.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Robin Sunyoto membeli secara tidak langsung sebanyak 375.000 saham HGII pada 10, 11, 12, dan 14 Agustus 2026.

Pembelian tersebut dilakukan untuk tujuan investasi dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp118 hingga Rp124 per saham.

Secara rinci, pembelian saham HGII yang dilakukan Robin Sunyoto terdiri atas 75.000 saham seharga Rp124 per saham dengan nilai Rp9,3 juta pada 10 Agustus 2026. Selanjutnya, pada 11 Agustus 2026 sebanyak 250.000 saham dibeli dengan harga Rp118 per saham senilai Rp29,5 juta.

Pada 12 Agustus 2026, sebanyak 25.000 saham dibeli dengan harga Rp121 per saham senilai Rp3,025 juta. Terakhir, pada 14 Agustus 2026 dilakukan pembelian 25.000 saham seharga Rp120 per saham dengan nilai Rp3 juta, sehingga total akumulasi mencapai 375.000 saham senilai Rp44,825 juta.

Dengan demikian, total dana yang dikeluarkan untuk membeli 375.000 saham tersebut mencapai sekitar Rp44,83 juta.

Setelah transaksi, kepemilikan Robin Sunyoto di HGII meningkat dari 15.375.000 saham menjadi 15.750.000 saham. Porsi hak suaranya juga naik dari 23% menjadi 24%.

Pada perdagangan Selasa (18/8/2026), saham HGII ditutup di level Rp122 per saham, stagnan dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Jika menggunakan harga Rp122 sebagai acuan, nilai 375.000 saham tambahan yang dibeli Robin Sunyoto saat ini mencapai sekitar Rp45,75 juta dari hasil perhitungan 375.000 × Rp122.

Sementara total dana yang dikeluarkan untuk membeli saham tersebut sekitar Rp44,825 juta.

Dengan demikian, secara sederhana terdapat potensi capital gain sekitar Rp925.000 dari pembelian saham tambahan tersebut.

Perhitungannya adalah Rp45,75 juta - Rp44,825 juta = Rp925.000.

Namun, angka tersebut merupakan perhitungan berdasarkan harga pasar dan belum memperhitungkan biaya transaksi maupun pajak.

Jika seluruh pembelian tersebut dihitung secara tertimbang, harga rata-rata pembelian 375.000 saham HGII berada di sekitar Rp119,53 per saham.

Dengan harga HGII Rp122, posisi tersebut mencatat kenaikan sekitar Rp2,47 per saham atau sekitar 2,07%.

Perhitungan ini menunjukkan bahwa secara rata-rata, saham tambahan yang dibeli Robin Sunyoto berada sedikit di bawah harga pasar HGII pada 18 Agustus 2026.

Namun, pergerakan saham HGII secara keseluruhan masih menghadapi tekanan.

Meski Robin Sunyoto menambah kepemilikan saham, kinerja harga HGII sepanjang tahun masih berada di zona merah.

Hingga perdagangan Selasa (18/8/2026), harga saham HGII tercatat anjlok 32 poin atau 20,78% secara year to date (YtD).

Dengan kondisi tersebut, pembelian saham oleh direksi menjadi salah satu informasi yang patut dicermati investor. Transaksi pembelian saham oleh manajemen dapat menunjukkan adanya keputusan investasi, tetapi tidak otomatis menjadi jaminan bahwa harga saham akan segera berbalik naik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index