FINANSIALINSIGHT.COM — Berdasarkan data Stockbit, aksi jual asing terhadap GOTO mencapai Rp115,82 miliar. Posisi ini jauh di atas penjualan saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang tercatat Rp83,42 miliar dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp60,35 miliar.
GOTO Puncaki Daftar Jual Asing
Pelepasan saham GOTO terjadi pada saat indeks utama masih bergerak di zona merah. IHSG turun 0,01% ke level 6.517,23 hingga sesi I, setelah sempat menyentuh titik terendah 6.476,17 saat pembukaan pagi.
Meski begitu, tekanan jual tidak merata. Sebanyak 392 saham tercatat menguat, sementara hanya 229 saham yang melemah dan 166 lainnya stagnan.
LQ45 Menguat di Tengah Pelemahan IHSG
Indeks LQ45 justru naik 0,24% ke posisi 643,331. Volume perdagangan tercatat sebanyak 26,36 miliar saham dengan nilai transaksi Rp10,32 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1.393.188 kali.
Data ini menunjukkan pasar masih relatif ramai, namun terjadi rotasi dari saham-saham berkapitalisasi besar ke sektor lain.
Arus Modal Asing Masih Net Buy
Secara keseluruhan, investor asing belum meninggalkan bursa Tanah Air. Total foreign buy mencapai Rp2,95 triliun, sementara foreign sell Rp2,77 triliun, sehingga net foreign buy tercatat Rp183,56 miliar.
Artinya, penjualan GOTO dan beberapa saham tambang lebih merupakan aksi ambil untung alias profit taking, bukan sinyal keluarnya modal asing secara besar-besaran.
Pelemahan IHSG yang sangat tipis menunjukkan bursa masih relatif stabil. Namun pergerakan saham GOTO bakal tetap menjadi perhatian pelaku pasar, mengingat bobotnya yang signifikan di indeks.