JAKARTA – Harga saham Advanced Micro Devices (AMD) berada pada posisi $484,39 pada penutupan sesi reguler Wall Street, Selasa (18/8).
Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 4,27% dari penutupan sesi sebelumnya yang berada di level $506,00.
Data penutupan perdagangan tersebut dicatat pada pukul 10:00 WIB, Rabu (19/8/2026), sebelum sesi reguler NASDAQ dibuka.
Kini total nilai kapitalisasi pasar atau market cap dari produsen chip AMD tercatat sekitar $790,75 miliar.
Saham AMD mengalami koreksi sebesar $21,61 dari harga penutupan hari sebelumnya sehingga bertengger di $484,39.
Meskipun merosot tajam, secara year-to-date pergerakan saham AMD tercatat masih menguat di atas 135%.
Penurunan ini mengindikasikan adanya tindakan aksi ambil untung oleh para pemodal di tengah tingginya volatilitas pasar sektor chip AI.
Dengan kondisi harga tersebut, total nilai pasar AMD saat ini diperkirakan mencapai kisaran $790,75 miliar.
Pada perdagangan setelah jam bursa (after-hours), harganya berlanjut turun ke angka $479,40 atau berkurang 1,03%.
Tekanan ini memperlihatkan bahwa persepsi sentimen pasar terhadap industri chip AI dalam jangka pendek masih diwarnai tekanan.
Berdasarkan konsensus analisis TipRanks dalam tiga bulan terakhir, rekomendasi saham AMD berada di tingkat "Strong Buy".
Rekomendasi tersebut dihimpun dari penilaian 26 analis yang memberi peringkat Buy dan 6 analis yang menyatakan Hold.
Target harga rata-rata yang ditetapkan para pakar yaitu $651,32, mengindikasikan adanya potensi kenaikan sekitar 28,7% dari harga terkini.
Prospek positif ini terdorong oleh capaian kuartal terakhir dengan kenaikan pendapatan 50% year-on-year menjadi $11,54 miliar.
Pencapaian pendapatan tersebut melampaui estimasi awal pasar sebesar $11,28 miliar, dengan lonjakan segmen data center hingga 107%.
Secara indikator teknikal, TipRanks memperlihatkan posisi harga AMD konsisten di atas pergerakan exponential moving average (EMA) 20 dan 50 hari.
Pergerakan ini menandai tren penguatan jangka pendek dengan Rate of Change pada angka +11,30 dan indikator RSI netral di level 51,93.
Kondisi indikator teknikal tersebut menandakan pergerakan saham ini belum masuk dalam wilayah jenuh beli (overbought).
Sejumlah analis pasar modal di Wall Street telah memperbarui target estimasi harga saham AMD menjelang rilis kinerja keuangan kuartal kedua.
Analis Christopher Rolland dari Susquehanna mempertahankan rekomendasi Positive dengan patokan harga di angka $500.
Sementara itu, Vijay Rakesh dari Mizuho serta Matt Bryson dari Wedbush menyematkan peringkat Outperform masing-masing pada target $625 dan $600.
Saran pembelian Buy juga disampaikan oleh Timothy Arcuri dari UBS pada target $730 serta Blayne Curtis dari Jefferies pada target $640.
Pemicu utama yang mendorong optimisme ini adalah kerja sama strategis AMD bersama pihak Anthropic yang diumumkan pada 22 Juli 2026.
Kerja sama tersebut melingkupi distribusi pemanfaatan chip GPU seri MI450 yang dirancang memiliki kapasitas pasokan hingga 2 gigawatt.
Kolaborasi ini dinilai memperkuat daya saing AMD sebagai pesaing utama Nvidia di pasar penyedia chip AI skala besar.