JAKARTA – Produsen foil tembaga elektrolitik asal China, Londian Wason New Energy Tech Inc., menetapkan harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar $22,00 per ADS untuk sekitar 4,3 juta American Depositary Shares (ADS). Langkah ini menghasilkan total penerimaan kotor sebesar $94,3 juta berdasarkan siaran pers resmi perusahaan.
Setelah dipotong diskon penjaminan emisi, komisi, serta biaya penawaran lainnya, perusahaan mengestimasi perolehan dana bersih mencapai sekitar $87,0 juta. Di samping itu, penjamin emisi diberikan hak opsi oleh Londian Wason untuk membeli hingga 642.857 ADS tambahan dengan harga IPO dalam kurun waktu 30 hari.
ADS tersebut dijadwalkan mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange memakai kode saham NYSE: FOIL pada 12 Agustus 2026. Penawaran ini diperkirakan rampung pada 13 Agustus 2026 sesuai dengan syarat dan kondisi penutupan yang berlaku.
Perusahaan mengalokasikan perolehan dana bersih tersebut terutama guna membiayai ekspansi kapasitas produksi global, pembaruan fasilitas, serta kegiatan penelitian dan pengembangan. Selain itu, dana juga akan difokuskan untuk meningkatkan efisiensi manufaktur, memperluas portofolio produk, dan memenuhi kebutuhan korporasi secara umum.
Dalam aksi korporasi ini, Cantor bertindak sebagai lead book-running manager. Sementara itu, Huatai Securities, CMB International, dan US Tiger Securities menjadi joint book-running manager, disusul Fortune Securities, VC Brokerage, serta BOCOM International yang bertindak sebagai co-manager.
Sepanjang tahun fiskal 2025, Londian Wason membukukan pendapatan sebesar RMB10,942 miliar (sekitar $1,565 miliar), menanjak dari posisi RMB8,762 miliar pada tahun fiskal 2024. Adapun laba bersih periode 2025 tercatat sebesar RMB20,315 juta (sekitar $2,905 juta), disertai EBITDA yang disesuaikan sebesar RMB868,851 juta (sekitar $124,244 juta).
Berdasarkan data riset Frost & Sullivan, Londian Wason menempati posisi sebagai pemasok foil tembaga baterai lithium-ion terbesar secara global pada tahun 2025 dari sisi volume penjualan dengan pangsa pasar mencapai 7,6%. Perusahaan mengoperasikan enam fasilitas manufaktur dan memiliki pelanggan utama seperti LG Energy Solution, Panasonic Industrial Materials, Samsung SDI, CATL, dan BYD.