Harga Saham GIAA Melesat 42 Persen BEI Pantau Pergerakan Tidak Biasa

Harga Saham GIAA Melesat 42 Persen BEI Pantau Pergerakan Tidak Biasa
Ilustrasi Saham GIAA (FOTO : NET)

JAKARTA – Harga saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) melanjutkan tren penguatan pada Selasa (11/8/2026). Saham GIAA ditutup naik 6,94% di Rp 77 per saham pada Selasa, yang memperpanjang tren kenaikan sebesar 42,59% dalam lima hari terakhir.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai lonjakan harga saham GIAA tersebut tidak biasa. Kondisi ini memicu BEI untuk memasukkan saham emiten ini ke dalam daftar Unusual Market Activity (UMA) pada 11 Agustus 2026.

PJS Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan dalam keterbukaan informasi menyampaikan bahwa pengumuman UMA dilakukan demi memberikan perlindungan bagi investor. Saat ini, BEI terus mengawasi perkembangan pola transaksi saham maskapai penerbangan milik negara tersebut.

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," jelas Endra sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Atas penetapan status UMA pada GIAA, BEI mengimbau investor agar tidak gegabah mengambil keputusan investasi hanya mengandalkan pergerakan harga semata.

Bursa meminta para investor memperhatikan tanggapan resmi dari pihak Garuda Indonesia atas konfirmasi yang dimohonkan BEI. Poin tersebut sangat krusial agar investor memahami penyebab di balik pergerakan saham GIAA.

Di samping itu, investor diharapkan selalu memantau performa kinerja perusahaan beserta keterbukaan informasi yang diterbitkan Garuda Indonesia.

BEI juga mengingatkan investor untuk mencermati rencana aksi korporasi GIAA, khususnya yang belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Hal yang tak kalah penting, investor diimbau mempertimbangkan berbagai potensi yang dapat terjadi di masa mendatang sebelum memutuskan berinvestasi pada saham GIAA.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index