JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan pada Rabu (9/9/2026) dengan penurunan sebesar 8,24 poin atau 0,12 persen menuju level 6.678,20. Sebanyak 308 saham mengalami penguatan, 317 saham melemah, dan 169 saham tidak mengalami perubahan harga.
Berikut merupakan ulasan serta rekomendasi teknikal dari para analis untuk beberapa saham pilihan pada perdagangan hari ini (10/9):
1. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
Pergerakan harga saham AKRA secara teknikal memperlihatkan indikasi kelanjutan tren menguat (bullish continuation). "Harga tercatat telah breakout dari area konsolidasi Rp 1.360–Rp 1.500 dengan dukungan peningkatan volume, posisi yang bertahan di atas MA20/MA200, serta indikator MACD yang kembali bullish. Kendati indikator teknikal eksternal masih menunjukkan tren bullish, momentum harga mulai memasuki area overbought. Posisi harga saat ini di Rp 1.550 dinilai sudah mendekati area resistance Rp 1.580–Rp 1.595, sehingga investor disarankan untuk tidak mengejar harga. Strategi buy on pullback pada area Rp 1.500–Rp 1.520 dengan target harga di Rp 1.580–Rp 1.595, serta membatasi risiko (cut loss) jika harga menembus ke bawah Rp 1.480," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Rekomendasi: Buy on pullback
Support: Rp 1.500
Resistance: Rp 1.595
Analis: Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda
2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Saat ini pergerakan saham INDF sedang berada dalam tren naik (uptrend) serta sanggup bertahan di atas garis MA20 dengan sokongan volume pembelian yang dominan. "Indikator MACD masih bergerak melandai di area positif, sementara indikator Stochastic bergerak mendatar di area netral. Strategi trading buy untuk saham INDF dengan mencermati level support di Rp 7.425 dan resistance di Rp 7.600," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Rekomendasi: Trading buy
Support: Rp 7.425
Resistance: Rp 7.600
Analis: Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana
3. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
Saham DEWA diperkirakan memiliki peluang untuk mengalami rebound mengarah ke area resistance Upper Channel di kisaran Rp 458–Rp 466. "Saat ini, indikator Stochastic saham DEWA berada di area oversold. Strategi buy on weakness pada saham DEWA di sekitar area support MA50 pada kisaran Rp 430 hingga titik previous low di Rp 414," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 414
Resistance: Rp 466