Saham PTBA dan BUMI Melesat Lebih Dari 4 Persen

Saham PTBA dan BUMI Melesat Lebih Dari 4 Persen
Ilustrasi saham indonesia (FOTO : NET)

JAKARTA – Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) mengukur berapa kali lipat harga suatu saham jika dibandingkan dengan laba bersih per sahamnya.

Sementara itu, rasio harga berbanding nilai buku (price to book value/PBV) membandingkan harga saham terhadap nilai aset bersih perusahaan per saham.

KodeClosePERPBVPerubahanBBTN1.2353,610,46-0,40%INKP9.0753,730,39+3,13%NCKL9405,111,35-1,57%AADI11.7005,381,42+4,00%JPFA2.3105,471,370,00%ANTM3.0805,791,99-1,28%PGAS1.5205,980,770,00%PTBA3.0106,541,37+4,51%BMRI4.3906,731,44-0,68%BBNI3.9106,780,89-0,76%

PT Bukit Asam (PTBA) mencatatkan lonjakan tertinggi di kelompok ini pada sesi perdagangan 7 September dengan kenaikan 4,51%. Kenaikan signifikan juga dialami PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) sebesar 4,00% serta PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) sebesar 3,13%.

Di sisi lain, PT Trimegah Bangun Persada (NCKL) mengalami koreksi terdalam mencapai 1,57%. Adapun PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) bergerak stagnan tanpa perubahan harga.

KodeClosePERPBVPerubahanCUAN935155,8317,00-0,53%GOTO5050,001,790,00%UNTR25.30049,320,98+1,40%INDY2.78039,710,68-0,36%BUMI22036,672,75+4,76%AMMN4.41029,403,42+0,46%MBMA51026,842,00-1,92%DEWA44826,352,25+0,90%BRPT1.77024,253,81-1,12%MDKA2.88018,004,86-0,69%

Pada kelompok selanjutnya, PT Bumi Resources (BUMI) memimpin penguatan pada perdagangan 7 September usai melesat 4,76%. Penguatan ini turut diikuti oleh PT United Tractors (UNTR) yang terapresiasi sebesar 1,40%.

Sementara itu, penurunan terbesar dialami oleh PT Merdeka Battery Materials (MBMA) sebesar 1,92% dan disusul PT Barito Pacific (BRPT) yang melemah 1,12%. Di tengah pergerakan tersebut, PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap mencatatkan posisi PBV terendah di antara 20 gabungan saham ini, yakni 0,39 kali.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index