FINANSIALINSIGHT.COM — Tahukah Aremania mengapa harga tiket pertandingan Arema FC terus menunjukkan tren kenaikan? Manajemen klub membuka kartu: biaya pengamanan dan produksi pertandingan kandang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, mengalami lonjakan drastis pasca-Tragedi Kanjuruhan. Angkanya bukan main, bisa menembus Rp800 juta untuk satu kali penyelenggaraan.
Dalam kondisi tertentu, beban operasional itu bahkan tetap tinggi saat stadion tidak dipadati penonton. Klub asal Jawa Timur ini harus tetap menggelontorkan dana besar demi memenuhi standar keamanan dan regulasi terbaru yang berlaku di sepak bola Indonesia.
Laga Sepi Penonton pun Tetap Butuh Dana Rp400 Juta
Angka fantastis tersebut diungkap langsung oleh CEO Arema FC, Iwan Budianto, dalam podcast di kanal YouTube resmi klub. Ia membeberkan rincian biaya yang harus disiapkan untuk setiap pertandingan kandang, terlepas dari status risikonya.
"Sekarang ini bahkan pertandingan yang tidak ada penontonnya, berstatus low-risk, membutuhkan Rp400 jutaan untuk sekali penyelenggaraan. Bahkan, saya pernah baca surat permohonan budgeting dari bagian keuangan Arema lewat sekretaris saya, tertulis angka sampai Rp800 juta," ujar Iwan.
Biaya sebesar itu tidak muncul tanpa sebab. Iwan menjelaskan, seluruh tata kelola penyelenggaraan pertandingan sepak bola Indonesia berubah total setelah Tragedi Kanjuruhan. Standar keamanan kini diperketat, sistem pengamanan dibagi dalam kategori low-risk, middle-risk, dan high-risk, dan setiap kategori memiliki kebutuhan anggaran yang berbeda.
"Jadi memang ini konsekuensinya. Karena memang kita patokkan semua perubahan itu ada di setelah tragedi. Karena memang secara regulasi kan, setelah tragedi semua upgrading. Jadi semua memperbaiki sistem dan segala macam, sehingga biaya produksi pun akhirnya ikut naik," jelasnya.
Simulasi Harga Tiket dan Paket Keluarga di Kanjuruhan
Konsekuensi biaya itulah yang kemudian menjadi dasar manajemen dalam menentukan harga tiket. Untuk laga kandang di Stadion Kanjuruhan, berikut rincian harganya:
- Ekonomi Utara dan Selatan: Rp125 ribu
- Ekonomi Utama Timur: Rp150 ribu
- VIP B: Rp250 ribu
- VIP A: Rp300 ribu
- VVIP: Rp450 ribu
Manajemen juga menyediakan skema khusus bagi Aremania yang ingin nonton bersama keluarga. Paket Family Bundling untuk dua orang dewasa dan satu anak (7-15 tahun) dihargai Rp250 ribu untuk kelas Ekonomi, atau Rp400 ribu untuk kelas VIP.
Iwan menegaskan bahwa nominal yang dibayarkan penonton tidak bisa dilihat sebagai sekadar tarif masuk. Di balik secarik kertas tiket tersebut, ada komponen besar yang harus ditanggung klub: pengamanan, produksi pertandingan, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Dengan biaya produksi yang bisa menyentuh ratusan juta rupiah, manajemen harus berhitung cermat antara kapasitas stadion, jumlah penonton, dan harga tiket agar operasional klub tetap berkelanjutan.