Kinerja CBUT Moncer di Semester I 2026, Laba Bersih Melesat 302 persen

Kinerja CBUT Moncer di Semester I 2026, Laba Bersih Melesat 302 persen
Ilustrasi saham cbuts (FOTO : NET)

JAKARTA – Harga saham PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) melonjak hingga mengalami auto reject atas. Pada Kamis (27/8/2026) hingga pukul 14.02 WIB, saham CBUT menguat 24,68% ke posisi Rp 960 per saham dan memimpin top gainers.

Pada hari yang sama, emiten yang bergerak di sektor pemurnian kelapa sawit ini mencetak performa keuangan cemerlang pada semester I-2026. Pendapatan perseroan melonjak drastis, disusul laba bersih yang melesat lebih dari empat kali lipat dari periode yang sama tahun lalu.

Merujuk pada laporan keuangan interim per 30 Juni 2026 yang terbit Kamis (26/8/2026), CBUT meraih pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp9,27 triliun. Hasil ini meningkat 39,16% dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp6,66 triliun.

Peningkatan pendapatan ini secara signifikan menopang pertumbuhan laba bruto perusahaan. Laba bruto CBUT tercatat Rp 2,03 triliun, melesat 130,39% dari sebelumnya Rp 882,01 miliar pada paruh pertama tahun lalu.

Lonjakan laba bruto tetap terwujud meskipun beban pokok penjualan mengalami kenaikan dari Rp 5,78 triliun menjadi Rp 7,24 triliun.

Kinerja operasional CBUT juga menunjukkan tren positif. Laba usaha menguat 136,48% menjadi Rp 323,41 miliar jika dibandingkan dengan Rp 136,76 miliar pada semester I-2025.

Pencapaian ini dapat diraih di tengah pembengkakan beberapa beban operasional. Beban penjualan naik menjadi Rp 1,57 triliun dari Rp 651,65 miliar, serta beban keuangan naik tipis dari Rp 101,73 miliar menjadi Rp 106,38 miliar.

Usai memperhitungkan pos pendapatan/beban lain serta beban pajak penghasilan senilai Rp 49,51 miliar, CBUT mengantongi laba bersih Rp 169,66 miliar.

Pencapaian tersebut melesat sekitar 302% dibanding laba bersih semester I-2025 yang tercatat Rp 42,21 miliar.

Kinerja yang bertumbuh ini tidak cuma tampak di laporan laba rugi. Pos neraca CBUT turut memperlihatkan langkah ekspansi agresif sepanjang semester pertama 2026.

Hingga 30 Juni 2026, nilai total aset CBUT menembus Rp 5,91 triliun, tumbuh 43,43% dari posisi akhir 2025 yang senilai Rp 4,12 triliun.

Meski begitu, pembengkakan aset berjalan seiring dengan peningkatan liabilitas perusahaan. Total liabilitas CBUT melonjak menjadi Rp 4,60 triliun dari Rp3,01 triliun per 31 Desember 2025.

Di lain sisi, ekuitas perusahaan konsisten tumbuh. Total ekuitas per akhir Juni 2026 berada di level Rp 1,31 triliun, menguat 17,89% dibandingkan Rp 1,11 triliun pada akhir 2025.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index