Saham RANS Anjlok 26,47 Persen dari Level Tertinggi Pasca-IPO

Saham RANS Anjlok 26,47 Persen dari Level Tertinggi Pasca-IPO
Ilustrasi saham rans (FOTO : NET)

JAKARTA – Antusiasme terhadap saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) yang dikenal sebagai emiten milik Raffi Ahmad mulai mereda. Tekanan jual semakin terlihat seiring dengan berkurangnya jumlah investor yang memegang saham tersebut, yang turut membuat harga saham RANS cenderung terkoreksi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham RANS ditutup melemah 0,99% ke level Rp200 per saham pada penutupan hari Kamis (20/8). Pergerakan ini membalikkan posisi stagnan yang sempat terjadi pada penutupan sesi I Rabu (19/8), di mana saham RANS bertahan di Rp202 per saham.

Pada awal perdagangan Kamis, saham RANS dibuka di level Rp202 dan sempat bergerak pada rentang harga Rp199 – Rp204 per saham. Volume transaksi RANS pada sesi I hari Kamis mencapai 46,7 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,34 miliar.

Dengan penutupan di level Rp200, saham RANS melanjutkan tren pelemahan jangka menengah. Dalam 30 hari perdagangan terakhir, saham RANS tercatat telah terkoreksi 19,20%.

Jika dibandingkan dengan level tertinggi pasca-IPO sebesar Rp272 per saham, harga RANS saat ini telah anjlok sekitar 26,47%. Tak hanya harga saham yang tertekan, jumlah pemegang saham RANS juga mengalami penurunan drastis.

Pada 10 Juli 2026, jumlah pemegang saham RANS berdasarkan Single Investor Identification (SID) masih mencapai 754.691 SID. Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 15 Juli 2026, saham RANS menyentuh Rp272 per saham, yang menjadi level tertinggi sejak IPO.

Namun, setelah mencapai level tersebut, jumlah pemegang saham RANS terus menyusut seiring dengan berlanjutnya penurunan harga saham. Per 31 Juli 2026, jumlah pemegang saham RANS tercatat hanya 188.225 SID.

Artinya, terdapat sekitar 566.466 SID yang tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham RANS dalam periode tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index