NEW YORK – Marvell Technology Inc. dan Alphabet Inc., induk perusahaan Google, memperluas kerja sama pengembangan chip dengan kesepakatan yang memberikan Google hak untuk membeli saham Marvell senilai hingga US$12,2 miliar.
Berdasarkan pengajuan regulasi Marvell pada Rabu (19/8), Google dapat membeli hampir 59 juta saham Marvell dengan harga US$206,58 per saham.
Sekitar 1,4 juta saham akan menjadi hak Google pada tahun pertama kerja sama. Setelah itu, saham akan diberikan dalam 240 tahap hingga akhir tahun fiskal 2033.
Setiap tahap dikaitkan dengan pencapaian pendapatan US$500 juta dari penjualan chip khusus kepada Google. Chip khusus tersebut akan mendukung ekosistem tensor processing unit (TPU) milik Google.
Produk yang dikembangkan mencakup akselerator inferensi kecerdasan buatan (AI), pengendali penyimpanan, network interface controller, memory interface controller, serta teknologi near-memory compute. TPU merupakan chip khusus yang dirancang untuk menjalankan perhitungan AI secara lebih efisien.
Saham Marvell melonjak hingga 14% menjadi US$245,49 pada pembukaan perdagangan di New York. Sementara itu, saham Alphabet relatif tidak banyak berubah.
Kerja sama tersebut terjadi ketika perusahaan seperti Google meningkatkan investasi pada infrastruktur AI sekaligus mencari cara menekan biaya chip. Salah satu komponen utama dalam infrastruktur AI adalah akselerator buatan Nvidia yang selama ini dianggap sebagai salah satu produk terdepan di industri.
Perusahaan teknologi besar lainnya, termasuk Amazon, juga mengembangkan semikonduktor sendiri untuk kebutuhan inference atau menjalankan model AI. TPU Google semakin menjadi daya tarik bagi pelanggan karena Google menyediakan chip tersebut bagi pengguna Google Cloud untuk digunakan di pusat data mereka sendiri.
Analis Citizens Andrew Boone sebelumnya memperkirakan pendapatan Alphabet dari infrastruktur terkait TPU mencapai sekitar US$3 miliar pada 2026 dan meningkat menjadi US$25 miliar pada 2027. Seiring pertumbuhan bisnis tersebut, Google terus meningkatkan kebutuhan terhadap chip khusus.
Pada April 2026, Google juga menandatangani kesepakatan serupa dengan Broadcom untuk mengembangkan dan memasok TPU khusus.
Setelah pengumuman kerja sama baru dengan Marvell, saham Broadcom turun 2,4% pada pembukaan perdagangan karena investor menilai Google kini menggandeng perusahaan chip lain untuk pengembangan TPU.