Sebut Kekhawatiran Berlebihan JPMorgan Beri Rating Overweight CRM

Sebut Kekhawatiran Berlebihan JPMorgan Beri Rating Overweight CRM
Ilustrasi JPMorgan (FOTO : NET)

JAKARTA – JPMorgan mulai mengulas Salesforce (CRM) dengan menyematkan rating Overweight serta menilai bahwa kekhawatiran pasar yang menekan saham tersebut tergolong berlebihan. Di samping itu, harga saham perusahaan saat ini dinilai hanya memperhitungkan ekspektasi penurunan kinerja lanjutan, bukan kemajuan menuju target Rule of 50.

Analis Samik Chatterjee memperbarui rating CRM menjadi Overweight dari Not Rated dan menetapkan target harga untuk Desember 2027 sebesar $250.

Ia menyatakan bahwa pandangan positif ini didukung oleh "ekspektasi akselerasi bisnis inti pada paruh kedua tahun fiskal 2027," yang berakhir pada Januari 2027, serta oleh pandangan bahwa kekhawatiran mengenai gangguan dari model AI frontier dan persaingan "seharusnya terbatas pada sebagian kecil bisnis," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada saat yang sama, JPMorgan menyebutkan bahwa valuasi saham tersebut tergolong murah karena merefleksikan proyeksi perlambatan pertumbuhan. Hal ini "alih-alih kemajuan menuju kerangka Rule of 50 yang diuraikan perusahaan sebagai target untuk tahun fiskal 2030," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Lembaga keuangan tersebut meyakini pendorong utama kenaikan harga dari level sekarang "akan dipimpin oleh re-rating," yang besaran dan waktunya akan bergantung pada akselerasi pertumbuhan pendapatan, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Kendati demikian, Chatterjee berpendapat bahwa tanpa akselerasi pendapatan sekalipun, JPMorgan menilai ada potensi penguatan "murni berdasarkan pertumbuhan dan margin yang terjaga," dengan berargumen bahwa valuasi yang murah ini "bertentangan dengan pertumbuhan pendapatan double-digit rendah, margin terdepan, dan posisi pemimpin pasar yang mapan di pasar CRM bersama perusahaan-perusahaan besar," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index