IHSG Parkir di Zona Merah Sesi I, LQ45 Top Losers DEWA hingga BUMI

IHSG Parkir di Zona Merah Sesi I, LQ45 Top Losers DEWA hingga BUMI
Ilustrasi pasar saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, meski sempat mengawali hari di zona hijau. Pelemahan IHSG tercatat sebesar 0,87% atau berkurang 55 poin menuju posisi 6.309,90 pada sesi pertama perdagangan hari Selasa (11/8/2026).

Hampir seluruh sektor saham mengalami penurunan secara bersamaan, kecuali sektor kesehatan yang mampu menguat tipis sebesar 0,11%. Sektor perindustrian menjadi yang paling dalam penurunannya yaitu 2,08%, diikuti sektor barang konsumer non-primer 1,50%, properti dan real estate 1,13%, energi 1,08%, keuangan 0,82%, barang konsumer primer 0,65%, serta infrastruktur 0,65%.

Secara keseluruhan, volume perdagangan saham di BEI hingga siang ini menyentuh 20,91 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,84 triliun. Pergerakan saham mencatat sebanyak 466 saham mengalami penurunan, 160 saham berhasil menguat, dan 162 saham berjalan stagnan.

Saham yang masuk dalam jajaran top losers di indeks LQ45 meliputi PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang turun 3,38% ke Rp 458 per saham, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyusut 2,77% ke Rp 1.580 per saham, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tergerus 2,67% ke Rp 182 per saham.

Adapun saham yang menduduki jajaran top gainers LQ45 antara lain PT Indosat Tbk (ISAT) yang melambung 3,33% ke Rp 2.170 per saham, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menguat 2,55% ke Rp 805 per saham, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) terangkat 1,79% ke Rp 8.525 per saham.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index