Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 8 September 2026

Rabu, 09 September 2026 | 21:16:14 WIB
Ilustrasi saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Perdagangan saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 September 2026 diwarnai lonjakan tajam pada sejumlah saham berharga mahal. Total nilai transaksi di bursa mengalami kenaikan menjadi Rp15,8 triliun dari sebelumnya Rp13,7 triliun.

Investor asing membukukan penjualan bersih dari segi volume sebanyak 650,1 juta saham, namun mencatatkan pembelian bersih dari segi nilai sebesar Rp398,2 miliar.

Rasio price earning ratio (PER) mengukur perbandingan antara harga saham dan laba bersih per sahamnya. Sementara itu, rasio price to book value (PBV) membandingkan harga saham terhadap nilai aset bersih perusahaan per saham.

PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) memimpin kenaikan tertinggi di kelompok ini pada perdagangan 8 September dengan melesat 4,13 persen. PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) mengekor dengan penguatan yang kuat sebesar 3,03 persen.

PT Bank Negara Indonesia (BBNI) menjadi saham dengan penurunan terdalam yaitu 1,02 persen, sedangkan harga saham PT Aneka Tambang (ANTM) tidak mengalami perubahan.

PT Merdeka Battery Materials (MBMA) melambung 9,80 persen pada perdagangan 8 September, yang menjadi lonjakan tertinggi di antara 20 saham gabungan. PT Merdeka Copper Gold (MDKA) serta PT Amman Mineral Internasional (AMMN) juga menguat di atas 5 persen, masing-masing naik 8,33 persen dan 5,90 persen.

PT Darma Henwa (DEWA) dan PT Barito Pacific (BRPT) terkoreksi tipis. Di sisi lain, PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) masih mencatatkan PBV terendah dari seluruh 20 saham gabungan sebesar 0,40 kali.

Tags

Terkini