JAKARTA – David Lawrence Brown, selaku VP, CAO, dan Corporate Controller Unisys Corp. (NASDAQ:UIS), melepas 10.553 lembar saham biasa perusahaan pada 4 September 2026. Saham tersebut dijual pada kisaran harga $2,53 hingga $2,55 per lembar dengan total nilai mencapai sekitar $26.764. Aksi penjualan ini berlangsung di tengah kemerosotan harga saham sebesar 32% dalam setahun terakhir, meskipun saat ini berada di kisaran $2,62.
Pascatransaksi tersebut, Brown memegang kepemilikan langsung sebanyak 103.558 lembar saham biasa Unisys. Kendati mengalami pelemahan akhir-akhir ini, analisis InvestingPro menunjukkan bahwa saham ini dinilai terlalu rendah atau undervalued, dengan proyeksi analis bahwa perusahaan akan kembali meraih profit tahun ini. Guna memperoleh analisis valuasi UIS yang lebih komprehensif serta Laporan Riset Pro eksklusif untuk lebih dari 1.400 saham AS, silakan mengakses InvestingPro.
Pada informasi terbaru lainnya, Unisys Corp. merilis laporan keuangan kuartal kedua yang mencatatkan perolehan pendapatan melebihi ekspektasi Wall Street. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar $473,5 juta, melampaui estimasi awal senilai $448,9 juta.
Walaupun mencatatkan kinerja pendapatan yang positif, Unisys menanggung rugi per saham yang disesuaikan sebesar 8 sen, lebih tinggi dibandingkan perkiraan rugi 4 sen per saham. Perbedaan antara proyeksi pendapatan dan realisasi laba ini menjadi pemicu terkoreksinya harga saham perusahaan pada perdagangan pra-pasar.
Pertumbuhan pendapatan yang melampaui estimasi tersebut didorong oleh unit bisnis Technology Solutions & Services serta keberhasilan penandatanganan kontrak bisnis baru. Meskipun para analis sebelumnya memproyeksikan angka kerugian yang lebih rendah, pencapaian pendapatan perusahaan tetap menjadi poin penting. Dinamika ini memperlihatkan catatan aktivitas dan kondisi keuangan terkini dari Unisys Corp.