Harga Emas Antam Anjlok ke Rp 2,6 Juta/Gram, Buyback Ikut Turun

Rabu, 02 September 2026 | 11:39:00 WIB

FINANSIALINSIGHT.COM — Penurunan harga emas Antam ini terjadi di tengah tekanan pasar logam mulia global. Namun, bagi masyarakat yang berniat membeli, pelemahan ini justru bisa menjadi momen untuk mulai mengamankan nilai kekayaan.

Harga buyback yang ikut turun Rp 40.000 menjadi Rp 2.477.000 per gram menandakan selisih harga jual dan beli kembali (spread) Antam masih cukup lebar. Artinya, keuntungan investasi emas baru akan terasa jika harga naik signifikan dalam jangka panjang.

Penurunan di Semua Kanal Penjualan

Gerak turun harga emas tidak hanya terjadi di butik resmi Antam. Di Pegadaian, harga emas Antam juga terkoreksi dari Rp 2.704.000 menjadi Rp 2.664.000 per gram. Kanal penjualan lain seperti Galeri24 dan UBS pun kompak melemah.

Emas Galeri24 turun ke Rp 2.568.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.606.000. Sementara itu, emas UBS dibanderol Rp 2.593.000 per gram, atau turun tipis dari posisi kemarin di Rp 2.639.000.

Koreksi harga yang merata ini menunjukkan tekanan jual terjadi hampir di seluruh lini produk emas batangan, bukan hanya di satu merek. Bagi calon pembeli, perbedaan harga antarmerek kini terlihat cukup tipis, sehingga keputusan pembelian bisa didasarkan pada preferensi sertifikasi dan kemudahan pencairan di kemudian hari.

Rincian Harga di Butik Logam Mulia

Berdasarkan pantauan laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.26 WIB, berikut daftar harga emas Antam di butik resmi Jogja:

Untuk pecahan 0,5 gram dibanderol Rp 1.362.000, sementara 2 gram dihargai Rp 5.198.000. Pecahan 3 gram terjual dengan harga Rp 7.779.000 dan 5 gram mencapai Rp 12.935.000.

Untuk pecahan besar, emas 10 gram dipatok Rp 25.790.000, dan 25 gram senilai Rp 64.310.000. Adapun emas 50 gram dibanderol Rp 128.455.000, sedangkan 100 gram mencapai Rp 256.760.000.

Untuk investor institusi, harga emas Antam ukuran 250 gram berada di level Rp 641.590.000, 500 gram Rp 1.282.900.000, dan 1 kilogram tembus Rp 2.564.600.000.

Panduan Membeli dan Menyimpan Emas

Meski harga tengah turun, pembeli tetap perlu berhati-hati agar tidak tertipu emas palsu. Transaksi sebaiknya dilakukan di butik resmi berizin seperti Logam Mulia, Pegadaian, atau Galeri24. Pembelian di tempat terpercaya meminimalisir risiko mendapatkan produk yang tidak autentik.

Pastikan juga keaslian emas dengan memindai QR Code pada kemasan. Emas Antam bisa dicek melalui aplikasi CertiCard, sedangkan produk UBS menggunakan aplikasi UBS Gold. Langkah ini penting untuk memastikan sertifikat dan kadar emas benar-benar sesuai.

Perhatikan pula kondisi kemasan sebelum membayar. Kemasan yang rusak atau penyok bisa menurunkan nilai jual kembali di kemudian hari, terutama karena QR Code di dalamnya berpotensi tidak terbaca. Simpan emas di tempat kering dan hindari menumpuknya dengan benda berat lain agar kualitas fisiknya tetap terjaga.

Dengan harga yang sedang terkoreksi, keputusan membeli emas kini kembali ke tangan masing-masing. Yang jelas, memahami mekanisme harga dan cara penyimpanan yang benar akan membuat investasi emas lebih aman.

Terkini