BEI Memantau Ketat Pergerakan Enam Saham Ini Akibat Pola Tak Wajar

Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:52:53 WIB
Ilustrasi bursa efek indonesia (FOTO : NET)

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas enam saham sekaligus mulai Rabu, (26/8/2026). Perusahaan tercatat tersebut diawasi akibat adanya lonjakan harga saham yang tidak wajar.

Enam saham yang dimaksud yaitu PT Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH), PT Steady Safe Tbk (SAFE), PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR), PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk. (MGLV), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), dan PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI).

Saham-saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Upaya ini diterapkan guna melindungi investor, khususnya bagi para pemegang saham dari emiten-emiten tersebut.

"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham RSCH tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Saham RSCH bergerak melemah 0,58% ke posisi Rp340 per saham hingga pukul 16.00 WIB kemarin. Kendati demikian, saham emiten rumah sakit ini melonjak 19.72% dalam kurun waktu satu bulan, sedangkan secara year to date mengalami penurunan 17.07%.

Melalui pengumuman ini, para investor diimbau untuk memperhatikan tanggapan emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten serta keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten jika rencana itu belum memperoleh persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan pelbagai kemungkinan yang dapat muncul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.

Mirip dengan RSCH, BEI turut memberikan perhatian khusus terhadap saham SAFE akibat ditemukannya volatilitas transaksi yang dinilai tidak wajar.

Sepanjang sesi perdagangan kemarin, saham SAFE melesat 25% ke posisi Rp615. Saham SAFE terpantau menguat 63.56% dalam kurun bulanan, serta telah melonjak 60.99% sepanjang year to date (YTD).

Di samping itu, perusahaan JARR juga diawasi secara ketat oleh BEI lantaran transaksinya yang dinilai tidak wajar. Selama perdagangan kemarin, saham milik Haji Isam ini merangkak naik 2,23% pada posisi Rp3.210 per saham, di mana selama sebulan terakhir sahamnya melesat 69.84% dan secara year to date menguat 0.63%.

Tidak berhenti di situ, bursa turut menyoroti aktivitas perdagangan saham MGLV. Saham sektor teknologi ini menguat 4,19% kemarin menuju level Rp11.800, sementara dalam kurun sebulan dan year to date sahamnya telah melonjak masing-masing sebesar 38.82% dan 387.60%.

Sementara itu, BEI juga mengawasi pergerakan saham PICO dan FPNI karena dijumpai kenaikan harga di luar kewajaran. Sebelum ini, PICO telah menguat 54.20% dalam sebulan, sedangkan FPNI melesat 113.14% secara bulanan.

Tags

Terkini