FTSE 100 Melemah 0,5 Persen Akibat Penurunan Saham Shell dan BP

Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:54:36 WIB
Ilustrasi pasar saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Pasar saham Inggris melemah pada hari Kamis, mundur dari level tertinggi beberapa pekan terakhir setelah penurunan harga minyak mentah yang berkelanjutan menekan perusahaan energi besar di London dan mengakhiri tren kenaikan indeks blue-chip terpanjang sejak akhir Mei.

Sektor ekuitas utama FTSE 100 terkoreksi 0,5% pada perdagangan awal sore, setelah menghentikan rentetan kenaikan enam hari beruntun pada hari Rabu. Pelemahan harga bahan baku secara langsung menekan dua raksasa indeks, Shell PLC dan BP PLC, mengimbangi hasil korporasi yang positif di sektor asuransi serta meredanya risiko secara lebih luas setelah laporan keuangan perusahaan mega-cap AS semalam.

Para pelaku pasar kini menavigasi campuran padat antara laporan keuangan korporasi, tekanan data produksi industri, dan penyesuaian ex-dividen.

Raksasa asuransi Prudential PLC terkikis 1,3% meskipun melaporkan kenaikan 8% dalam laba bisnis baru paruh pertama menjadi $1,38 miliar sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, data industri menggarisbawahi hambatan manufaktur yang terus berlanjut. Produksi kendaraan Inggris anjlok 11,6% secara tahunan pada Juli menjadi 63.655 unit, menurut Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

SMMT menyebut penurunan ekspor sebesar 15,9% bersamaan dengan penutupan pemeliharaan musim panas yang lebih awal dari biasanya di pabrik-pabrik perakitan utama sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Acuan global minyak mentah Brent turun 0,5% mendekati $87,40 per barel, melanjutkan penurunan beberapa hari terakhir seiring pembicaraan diplomatik antara pejabat Qatar dan Iran di Teheran memicu ekspektasi tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali jalur transit komersial melalui Selat Hormuz.

Penurunan harga minyak memberikan tekanan berat pada produsen energi terintegrasi di London, meskipun penambang industri mendapat dukungan dari kenaikan harga seng selama tujuh hari berturut-turut dan penguatan pasar tembaga.

Dengan data industri domestik yang telah dicerna dan harga minyak yang mulai stabil, para pelaku pasar di Square Mile kini beralih perhatian ke sinyal bank sentral internasional.

Para investor menahan dana di pinggir lapangan menjelang pidato perdana Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole Economic Policy Symposium pada hari Jumat, mencari kejelasan mengenai arah biaya pinjaman global dan likuiditas sistemik memasuki musim gugur.

Tags

Terkini