Prospek MTEL Makin Solid Melalui Efisiensi Energi dan Teknologi IoT

Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55:19 WIB
Ilustrasi mtel (FOTO : NET)

JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) gencar memperkuat transformasi bisnis melalui efisiensi operasional, penggunaan teknologi, serta inovasi solusi baru demi menyokong pertumbuhan jangka panjang.

Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah strategis MTEL dalam memperkuat daya saing sekaligus menghadirkan sumber pertumbuhan baru yang sejalan dengan arah strategis Danantara Indonesia dan TelkomGroup.

Direktur Utama MTEL Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan bahwa transformasi perseroan dijalankan dengan memperkuat fundamental bisnis serta mengoptimalkan berbagai peluang pertumbuhan di sektor infrastruktur digital.

“Dengan fondasi yang semakin kuat, kami optimistis dapat terus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” ucapnya, Selasa (11/8/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Salah satu upaya yang dilakukan MTEL adalah menghadirkan solusi Power as a Service (PaaS) dan Green Tower as a Service (GTaaS). Solusi ini dirancang guna menunjang efisiensi pengelolaan energi serta pemenuhan kebutuhan infrastruktur telekomunikasi.

MTEL juga menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan operasional perseroan. Langkah ini berjalan beriringan dengan penguatan praktik keberlanjutan yang menjadi fondasi transformasi perseroan.

Penerapan tersebut terlihat dari meningkatnya ESG Risk Rating MTEL menurut penilaian Morningstar Sustainalytics. Skor risiko ESG MTEL membaik dari 34,5 pada 2022 menjadi 18,6 pada 2026 dan berhasil masuk ke dalam kategori Low Risk.

Analis Sinarmas Sekuritas Yosua Zisokhi menilai bahwa perbaikan ini membuktikan konsistensi MTEL dalam mengeksekusi berbagai inisiatif perseroan sekaligus mampu memberikan nilai tambah bagi persepsi investor.

“Perbaikan ESG Risk Rating dalam kurun waktu tiga tahun merupakan pencapaian yang menunjukkan adanya konsistensi implementasi, bukan sekadar inisiatif jangka pendek," jelasnya dalam catatan, Selasa (11/8/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Ia menambahkan, penguatan efisiensi energi serta digitalisasi proses juga berpeluang memberikan dampak positif secara langsung terhadap operasional MTEL. Strategi tersebut dapat membantu perseroan mempertahankan profitabilitas sekaligus memperkokoh ketahanan bisnis.

“Investor kini semakin mempertimbangkan kualitas ESG sebagai bagian dari penilaian risiko jangka panjang. Emiten yang mampu menunjukkan perbaikan secara konsisten umumnya memiliki daya tarik lebih tinggi,” kata Yosua sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Tags

Terkini