Wall Street Tertekan Saham Cip Turun dan Harapan Selat Hormuz Memudar

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:22:17 WIB
Ilustrasi indeks saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Nasdaq dan S&P 500 mengakhiri perdagangan Senin (10/8/2026) di zona merah akibat tekanan dari penurunan saham Intel serta beberapa produsen cip.

Kondisi tersebut terjadi seiring berkurangnya optimisme investor mengenai peluang tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali jalur Selat Hormuz.

Indeks S&P 500 tercatat melorot 0,06 persen menuju posisi 7.753,12. Sementara itu, Nasdaq merosot 0,32 persen ke angka 26.605,36 dan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,11 persen menuju level 53.976,04.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menagih ganti rugi dari Iran atas korban jiwa dalam bentrokan, serangan, maupun gelombang aksi protes.

Sebelumnya, pihak Iran mengajukan beberapa tuntutan kepada Washington, termasuk kompensasi dari AS atas kerusakan akibat agresi militer AS dan Israel ke wilayahnya sejak lebih dari lima bulan lalu.

Keraguan pasar terhadap penyelesaian krisis di Timur Tengah mendorong lonjakan harga minyak mentah AS sebesar kisaran 5 persen hingga menyentuh US$ 82,13 per barel.

Kembali dibukanya arus lalu lintas minyak di Selat Hormuz diperkirakan dapat menekan lonjakan harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi sekaligus potensi kenaikan suku bunga bank sentral.

Tekanan bursa juga bersumber dari pelemahan saham Intel sebesar 4,1 persen setelah pabrikan cip tersebut berencana menghimpun dana US$ 15 miliar lewat aksi korporasi penjualan saham.

Sebelumnya, S&P 500 sempat menembus rekor penutupan tertinggi pada Jumat (7/8) disokong capaian laba emiten yang melampaui estimasi.

"Margin dan laba berada pada rekor. Itulah cerita pasar ini, tetapi konflik Iran membuat sentimen risiko kembali muncul lalu menghilang," kata Tom Hainlin, investment strategist di U.S. Bank Wealth Management di Minneapolis sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut pengamat tersebut, dampak langsung dari krisis tercermin pada sektor energi serta harga minyak yang bertahan di atas level sebelum konflik 27 Februari.

"Jelas belum ada gambaran transparan mengenai bagaimana kami bisa kembali ke kondisi sebelum konflik dimulai, sehingga premi tersebut terus terbentuk. Sejauh ini, dunia masih mampu mengatasinya, tetapi solusi sementara itu tidak akan bertahan selamanya," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, saham Nvidia terkoreksi 2,9 persen. Sebuah sumber yang memahami persoalan tersebut mengungkapkan bahwa konsorsium lembaga keuangan seperti Apollo Global dan Blackstone sedang berkolaborasi dengan Nvidia untuk memfasilitasi pendanaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) bernilai US$ 500 miliar.

Rangkaian publikasi data ekonomi pekan ini berpotensi memberikan gambaran mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve. Data Jumat menunjukkan penurunan mengejutkan sebanyak 23.000 lapangan kerja pada Juli, yang membuat pelaku pasar memangkas proyeksi kenaikan suku bunga Federal Reserve untuk September.

Data CME FedWatch mengindikasikan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga pada September berada pada angka 52 persen.

Laporan keuangan kuartalan sejumlah emiten juga dijadwalkan rilis pekan ini, termasuk produsen semikonduktor Applied Materials dan produsen perangkat jaringan Cisco.

Data LSEG menunjukkan sekitar 85 persen dari total 436 konstituen S&P 500 yang telah mempublikasikan kinerja keuangan berhasil mencatatkan laba melebihi ekspektasi.

Perdagangan di New York Stock Exchange (NYSE) didominasi saham terkoreksi dibanding yang menguat dengan rasio 1,39 berbanding 1. Sebanyak 297 saham membentuk rekor tertinggi baru, sedangkan 149 saham menyentuh rekor terendah baru.

Sementara di bursa Nasdaq, terdapat 1.928 saham menguat dan 2.841 saham melemah, dengan perbandingan saham turun terhadap yang naik mencapai 1,47 berbanding 1.

Indeks S&P 500 mencatat 20 saham berada di level tertinggi baru dalam 52 minggu dan satu saham di level terendah baru. Adapun Nasdaq Composite mencatatkan 107 saham pada level tertinggi baru serta 74 saham pada level terendah baru.

Tags

Terkini