IHSG Ditutup Menguat 1,09 Persen ke Level 6.667, Pelantikan Gubernur BI Baru Jadi Katalis

IHSG Ditutup Menguat 1,09 Persen ke Level 6.667, Pelantikan Gubernur BI Baru Jadi Katalis

FINANSIALINSIGHT.COM

Rincian Perdagangan: Mayoritas Saham Menghijau

Sepanjang hari bursa beroperasi, optimisme investor terlihat jelas dari data pergerakan saham. Sebanyak 402 saham tercatat menguat, sementara 213 saham lainnya tertekan ke zona merah, dan 180 saham bertahan tanpa perubahan berarti.

Aktivitas transaksi pun berjalan cair dengan volume mencapai 40,43 miliar saham. Nilai transaksinya nyaris menembus angka Rp18,39 triliun, menunjukkan minat beli yang cukup deras dari pasar.

Katalis utama penguatan ini datang dari perombakan kursi kepemimpinan di bank sentral. Pelaku pasar tampaknya memberikan sambutan hangat terhadap komitmen kebijakan yang disampaikan Destry Damayanti pada pidato perdananya.

Prioritas Stabilitas dari Gubernur BI Baru

Dalam pidato pelantikannya, Destry Damayanti menegaskan arah kebijakannya ke depan. Stabilitas tetap menjadi prioritas utama BI di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi perekonomian dunia.

Ia secara eksplisit menyatakan bahwa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi bukanlah penghambat pertumbuhan ekonomi. Justru sebaliknya, menurut dia, stabilitas adalah prasyarat fundamental agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat berlangsung secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Pernyataan ini menjadi sinyal penting bagi para investor, khususnya pelaku pasar modal yang kerap sensitif terhadap gejolak nilai tukar. Sinyal stabilitas dari bank sentral biasanya menjadi dasar bagi investor asing untuk kembali menanamkan modalnya di instrumen berisiko seperti saham.

Sinyal Ekonomi Negeri Paman Sam Masih Simpang Siur

Di sisi lain, pelaku pasar juga tengah mencermati arah kebijakan moneter global, terutama dari Amerika Serikat (AS). Laporan terbaru Federal Reserve yang dirilis Rabu (2/9) atau sehari sebelum perdagangan menunjukkan aktivitas ekonomi AS meningkat secara moderat dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan berjuluk Beige Book itu mencatat adanya pertambahan lapangan kerja yang tipis dan kenaikan harga yang moderat. Akan tetapi, data tersebut belum memberikan sinyal kuat yang bisa mengarahkan para pembuat kebijakan The Fed pada satu keputusan konkret.

Kondisi ini menciptakan ketidakpastian jelang pertemuan para pejabat bank sentral AS yang dijadwalkan berlangsung pada 15-16 September mendatang. Imbasnya, pergerakan dolar AS dan yield obligasi pemerintah AS masih berpotensi fluktuatif. Namun, sentimen positif dari dalam negeri pada Kamis ini terbukti mampu mengalahkan kekhawatiran eksternal tersebut, membawa IHSG melesat ke zona hijau.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index