Asing Net Buy Rp554 Miliar Sesi I Borong Saham Blue Chip

Asing Net Buy Rp554 Miliar Sesi I Borong Saham Blue Chip
Ilustrasi saham big caps (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak pada perdagangan Kamis (3/9/2026) setelah sempat ditutup turun tipis sehari sebelumnya. Penguatan indeks ini didorong oleh laju positif dari saham-saham dengan kapitalisasi pasar besar (big caps).

Berdasarkan data IDX Mobile pukul 12.00 WIB, IHSG menguat 67,78 poin atau 1,03 persen ke level 6.663,56 dari posisi sebelumnya di 6.595,78. Nilai transaksi mencapai kisaran Rp9,96 triliun dengan volume 23,56 miliar saham serta frekuensi 1,45 juta kali.

Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan dengan pendorong utama sektor properti, energi, dan barang baku, sedangkan sektor konsumer non primer melemah. Emiten big caps seperti BMRI, ASII, AMMN, CPIN, dan BBNI menjadi penopang utama penguatan indeks hari ini.

Sejalan dengan tren positif tersebut, data Stockbit Sekuritas mencatat aksi beli bersih investor asing (net foreign buy) sebesar Rp554,48 miliar di seluruh pasar selama sesi I. Total transaksi asing mencapai Rp5,41 triliun, terdiri atas foreign buy Rp2,98 triliun dan foreign sell Rp2,43 triliun.

Aksi beli asing terbesar ditujukan pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan nilai net buy Rp270,59 miliar yang turut menjadi penopang IHSG. Tempat berikutnya diisi PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) sebesar Rp116,33 miliar dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar Rp71,03 miliar.

Selain itu, investor asing mengoleksi saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) Rp57,73 miliar, PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) Rp54,00 miliar, dan PT Astra International Tbk. (ASII) Rp53,75 miliar. Ketiga saham tersebut juga turut menyokong pergerakan indeks hari ini.

Di sisi lain, aksi jual bersih asing terbesar menimpa PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) dengan nilai Rp82,89 miliar. Posisi ini disusul oleh PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) sebesar Rp48,61 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) senilai Rp43,62 miliar.

Tekanan pelepasan saham oleh asing juga terjadi pada PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) Rp40,09 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp38,12 miliar, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp33,71 miliar.

Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Kamis (3/9/2026).

Net Foreign Buy

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp270,59 miliar

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) - Rp116,33 miliar

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp71,03 miliar

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp57,73 miliar

PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) - Rp54,00 miliar

PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp53,75 miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp44,16 miliar

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) - Rp43,33 miliar

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) - Rp40,68 miliar

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) - Rp29,92 miliar

Net Foreign Sell

PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) - Rp82,89 miliar

PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp48,61 miliar

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp43,62 miliar

PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) - Rp40,09 miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp38,12 miliar

PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp33,71 miliar

PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) - Rp22,96 miliar

PT Indosat Tbk. (ISAT) - Rp22,08 miliar

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp21,53 miliar

PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp15,83 miliar

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index