Pendapatan Q2 Melonjak 154 Persen, Saham X-energy Naik 2 Persen

Pendapatan Q2 Melonjak 154 Persen, Saham X-energy Naik 2 Persen
Ilustrasi x-energy (FOTO : NET)

JAKARTA – X-energy, Inc. (NASDAQ:XE) membukukan pendapatan kuartal kedua sebesar $54,6 juta, melonjak 154% YoY dibandingkan $21,5 juta pada periode yang sama tahun lalu. Di samping itu, perusahaan mencatat kerugian yang disesuaikan sebesar -$0,15 per saham, sementara harga sahamnya menguat 2% pascarilis laporan keuangan.

Pertumbuhan pendapatan tersebut utamanya disokong oleh kenaikan pendapatan dan hibah sebesar $31,9 juta dari Perjanjian Program Demonstrasi Reaktor Canggih (Advanced Reactor Demonstration Program/ARDP) bersama Departemen Energi AS. Hal ini menunjukkan peningkatan aktivitas proyek seiring perkembangan desain reaktor Xe-100 milik perusahaan.

Adapun total perolehan pendapatan dan hibah triwulan ini terdiri atas $50,1 juta dari pendapatan layanan serta $4,5 juta yang berasal dari hibah.

"Kemajuan kami di kuartal kedua mencerminkan fokus kami yang berkelanjutan pada pelaksanaan di setiap bagian bisnis kami," kata J. Clay Sell, CEO X-energy. "Kami berinvestasi dalam kemampuan yang lebih memposisikan perusahaan untuk pelaksanaan komersial dan skala yang lebih besar," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, total beban operasional membengkak 156% menjadi $164,6 juta pada kuartal kedua, dibandingkan $64,3 juta pada periode tahun sebelumnya. Lonjakan ini terutama didorong oleh perluasan aktivitas di bawah Perjanjian ARDP, dengan biaya langsung naik $50,5 juta dan beban penjualan, umum, serta administrasi meningkat $50,4 juta.

Pada periode ini, X-energy mengamankan perjanjian jangka panjang untuk layanan pengayaan uranium berkadar tinggi dan pengayaan rendah (high-assay low-enriched uranium) bersama Centrus Energy Corp. dan General Matter. Perusahaan juga mengumumkan kerja sama dengan SGL Carbon melalui investasi hingga $8 juta guna menggandakan kapasitas produksi grafit isotropik bermutu nuklir di Eropa pada tahun 2030.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index