IHSG Melemah ke 5.941, Saham AMMN hingga TPIA Kompak Turun

IHSG Melemah ke 5.941, Saham AMMN hingga TPIA Kompak Turun
Ilustrasi: IHSG melemah 0,75% ke level 5.941,55 pada pembukaan perdagangan Rabu (8/7/2026). (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 5.941,55 pada perdagangan Rabu (8/7/2026). Pelemahan ini terjadi seiring dengan penurunan harga saham berkapitalisasi besar seperti AMMN, MORA, dan TPIA.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG tercatat terkoreksi 0,75% atau 45,03 poin ke level 5.941,55 hingga pukul 09.02 WIB. Sebanyak 130 saham menguat, 367 saham terkoreksi, dan 175 saham lainnya berada dalam posisi stagnan.

Penurunan terdalam dialami oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar 2,25% ke Rp3.480. Selain itu, PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) turun 1,88% ke Rp6.525 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah 1,85% ke Rp1.855.

Saham lainnya seperti PT Unilever Indonesia Tbk. (ASII) turun 1,70%, Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) terkoreksi 1,65%, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melemah 1,44%. Indeks komposit diproyeksikan akan menguji level resistance 6.050 di tengah sentimen negatif dari bursa global dan regional.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menjelaskan bahwa pada perdagangan sebelumnya IHSG sempat ditutup menguat 1,19%. Namun, penguatan tersebut masih dibayangi oleh aksi jual bersih investor asing yang mencapai sekitar Rp205 miliar.

Saham yang paling banyak dilepas asing kemarin meliputi TPIA, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS). Untuk perdagangan hari ini, Fanny memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang support 5.900–5.950 dan resistance 6.000–6.050.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index