JAKARTA – Saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) kembali mengalami kenaikan pesat pada sesi perdagangan pertama hari Senin (6/7/2026). Saham tersebut berada di posisi Rp 334 atau naik 15,17 persen sekitar pukul 10.11 WIB.
Tercatat sebanyak 299,71 juta saham COCO telah diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 28.403 kali dan nilai transaksi sebesar Rp 97,16 miliar.
Saham COCO secara konsisten berada di zona hijau sejak 1 Juli 2026 setelah sebelumnya selalu ditutup memerah pada periode 26-30 Juni 2026. Jika dihitung dari penutupan 30 Juni hingga mencapai level Rp 334, saham COCO telah melambung sebesar 160 persen.
Kenaikan saham COCO terjadi menjelang pelaksanaan rights issue (PMHMETD) perseroan dengan tanggal cum HMETD di pasar reguler serta negosiasi pada 8 Juli 2026.
Wahana Interfood Nusantara akan melaksanakan PMHMETD III sebanyak-banyaknya 10.678.367.772 saham baru, setara dengan 75 persen dari modal disetor penuh setelah PMHMETD III dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham. Perseroan menargetkan perolehan dana sebanyak-banyaknya Rp 1,28 triliun dari aksi korporasi ini.
Setiap pemegang satu lembar saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026 mendapatkan hak atas 3 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang harus dibayar penuh saat pengajuan pemesanan.
Mahogany Global Investment Pte. Ltd selaku pemegang saham pengendali yang memiliki 51,32 persen saham telah menyatakan kesanggupan melaksanakan seluruh haknya dalam PMHMETD III. Hal tersebut tertuang dalam Surat Pernyataan Kesanggupan Memenuhi Kewajiban dan Kecukupan Dana tertanggal 20 Mei 2026.
Jika saham baru tidak terserap sepenuhnya oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, sisanya akan dijatahkan secara proporsional kepada pemegang saham lain yang memesan lebih besar dari haknya. Jika masih terdapat sisa saham, Pembeli Siaga akan membeli total sebanyak-banyaknya 4.302.095.122 saham dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham.
Berdasarkan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham No. 322 tanggal 22 Juni 2026, pihak yang menjadi Pembeli Siaga adalah Mahogany Global Investment Pte. Ltd. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham, maka sisa saham itu tidak akan diterbitkan dari portepel.
Bersamaan dengan PMHMETD III, perseroan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 355.945.592 Waran Seri I atau 10,00 persen dari jumlah modal disetor penuh. Setiap 30 saham baru hasil pelaksanaan HMETD akan mendapatkan 1 Waran Seri I yang bisa ditukar menjadi saham dengan harga pelaksanaan Rp 800 per saham, dengan potensi dana maksimal Rp 284,75 miliar.
Sekitar 98,7 persen dana hasil PMHMETD III akan digunakan untuk ekspansi dan investasi melalui rencana pengambilalihan perusahaan produsen makanan ringan. Sebelumnya, perseroan telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan Metaside Global Holding Pte Ltd pada 6 Mei 2026 terkait akuisisi saham PT Sari Murni Abadi yang merupakan produsen camilan bermerek Momogi.