Deutsche Bank Memulai Buyback Saham Senilai 500 Juta Euro

Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:01:46 WIB
Ilustrasi deutsche bank (FOTO : NET)

FRANKFURT – Deutsche Bank resmi meluncurkan aksi pembelian kembali saham atau buyback bernilai €500 juta pada Selasa (25/8). Langkah ini dilakukan tepat setelah perseroan menuntaskan program buyback sebelumnya yang menyerap dana €1 miliar.

Aksi korporasi anyar tersebut sebelumnya telah diumumkan oleh pihak Deutsche Bank pada Senin (24/8). Pembiayaan program ini bersumber dari laba bersih tahun berjalan dengan memanfaatkan kelonggaran kapasitas modal perseroan.

Kebijakan ini diambil sebagai perwujudan komitmen strategi Deutsche Bank dalam mendistribusikan pengembalian modal kepada para pemegang saham. Pelaksanaan buyback ini berlangsung di tengah kondisi harga saham perseroan yang sedang berada dekat rekor tertingginya selama 52 minggu terakhir.

Pada transaksi di bursa Xetra Frankfurt hari Selasa (25/8), pergerakan saham Deutsche Bank tertahan di level €33,09. Saham sempat dibuka pada harga €33,06 serta bergerak pada rentang €32,91 sampai €33,37 sepanjang jam perdagangan.

Di pertengahan sesi bursa, harga saham Deutsche Bank menyentuh level €33,28 atau menguat 0,7% dari posisi pembukaan. Kendati demikian, laju kenaikan tersebut perlahan terkikis hingga ditutup pada kisaran €33,09 menjelang sore hari.

Sementara itu di bursa Amerika Serikat, saham Deutsche Bank yang ditransaksikan di New York berakhir pada posisi US$38,54. Nilai tersebut kian mendekati level puncak 52 minggu di angka US$40,43.

Pelaksanaan program buyback secara bertahap akan memangkas volume saham yang beredar di bursa. Ketersediaan jumlah saham yang lebih sedikit berpotensi mendongkrak laba per saham (EPS) sepanjang kinerja laba perusahaan tetap terjaga.

Sebelumnya, Deutsche Bank telah merampungkan program buyback senilai €1 miliar. Program lanjutan bernilai €500 juta ini mempertegas kesinambungan kebijakan pengembalian modal investor seiring kinerja perolehan laba yang tergolong stabil.

Capaian laba positif tersebut memberi ruang bagi Deutsche Bank untuk terus membagikan modal kepada investor tanpa mengabaikan batas penyangga modal yang disyaratkan oleh otoritas regulator.

Merujuk pada laporan pasar hari Senin (24/8), kalkulasi nilai intrinsik saham Deutsche Bank berada di angka US$25,18 menurut model valuasi tertentu. Angka estimasi tersebut berada US$13,36 di bawah harga pasar terkini US$38,54 atau lebih rendah sekitar 53,1%.

Divergensi harga tersebut menjadi salah satu indikator penting bagi para pemodal dalam mengukur prospek pergerakan saham Deutsche Bank. Di satu sisi, tingkat profitabilitas dan program buyback dapat menopang tren positif harga saham.

Namun di sisi lain, tingginya valuasi pasar ketimbang nilai intrinsik menandakan ekspektasi pasar yang sudah amat tinggi terhadap performa bisnis dan tingkat pengembalian modal bank.

Deutsche Bank mengoperasikan lini bisnis utama yang mencakup perbankan korporasi dan investasi, perbankan privat, hingga manajemen aset. Perseroan ditopang oleh basis operasional yang solid di kawasan Eropa serta jaringan global di sektor pasar modal dan jasa konsultasi keuangan.

Sektor transaction banking global menjadi salah satu pilar bisnis terpenting perseroan. Cakupan operasinya meliputi tata kelola kas, pembiayaan perdagangan, hingga layanan sekuritas untuk nasabah korporasi.

Penerimaan dari segmen bisnis tersebut menyumbang pendapatan berbasis biaya (fee-based income) yang signifikan bagi Deutsche Bank. Operasional ini sekaligus memperkuat relasi jangka panjang dengan korporasi skala besar dalam memanfaatkan jasa perbankan lain, seperti penerbitan surat utang, penawaran saham, dan transaksi lindung nilai.

Bagi para investor, konsistensi perolehan laba merupakan elemen vital guna menilai kapasitas kestabilan Deutsche Bank dalam membagikan dividen serta buyback. Performa bisnis utama dan tingkat efisiensi pengelolaan modal akan terus menjadi perhatian cermat para pelaku pasar dalam beberapa kuartal mendatang.

Program buyback sebesar €500 juta ini turut menyita perhatian investor lantaran posisi saham Deutsche Bank berada sangat dekat dengan batas atas rekor 52 minggu. Kini investor menantikan apakah kombinasi pembagian modal dan kinerja perolehan laba mampu menjaga tren positif saham di level tinggi tersebut.

Tags

Terkini