JARR Tegaskan Tidak Ada Rencana Akuisisi Saham PT Bayan Resources Tbk

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:44:23 WIB
Ilustrasi Saham PT Bayan Resources (FOTO : NET)

JAKARTA – Nama JARR mencuat usai Haji Isam dirumorkan akan mengambil alih Bayan Resources dari Low Tuck Kwong. PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), emiten sawit milik H Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam, membantah rumor yang beredar di pasar terkait rencana akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Direktur Utama JARR, Indra Irawan, mengaku pihaknya tidak mengetahui kebenaran ataupun memiliki informasi, isu pengambilalihan saham emiten batu bara tersebut.

“Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, perseroan maupun grup tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi atas saham Bayan Resources,” jelas Indra, dalam klarifikasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (19/8) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Selain itu, Indra mengaku manajemen juga belum menerima konfirmasi maupun pemberitahuan resmi dari pemegang saham pengendali, terkait rencana akuisisi saham BYAN.

Meskipun demikian, Indra menegaskan JARR akan mengumumkan seluruh informasi yang bersifat material, jika di kemudian hari ada aksi korporasi maupun fakta material yang bersifat pasti dan mengikat.

Sebelumnya pada Selasa (18/8), manajemen BYAN juga membantah adanya rencana pengambilalihan mayoritas saham perseroan oleh Haji Isam. Namun manajemen menyampaikan pemegang saham pengendali, tetap membuka kemungkinan dan peluang untuk memastikan investasi mereka di emiten dengan kapitalisasi pasar lebih dari Rp500 triliun ini.

Rumor adanya rencana Haji Isam mengakuisisi saham BYAN mulai bergulir pada Jumat (14/8), setelah beredar foto Haji Isam dan Low Tuck Kwong yang merupakan pemegang saham pengendali BYAN.

Harga saham JARR sempat melonjak lebih dari 40% usai rumor tersebut beredar, sementara harga saham BYAN naik lebih dari 50% dalam beberapa hari terakhir.

Low Tuck Kwong saat ini tercatat sebagai pemegang 40,25% saham BYAN secara langsung, serta tercatat sebagai penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham. Sedangkan Haji Isam mengendalikan 86,64% saham JARR melalui PT Eshan Agro Sentosa, serta tercatat sebagai penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham.

Tags

Terkini

Batas Aman Minum Kopi Harian

Minggu, 23 Agustus 2026 | 02:21:01 WIB